Fungsi Laci Oven dan Benda yang Tidak Sebaiknya Disimpan Di Sana
Setiap oven biasanya dilengkapi dengan laci di bawahnya. Umumnya, laci ini digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan atau bahan dapur. Namun, tidak semua orang tahu secara pasti apa fungsi sebenarnya dari laci tersebut. Untuk memastikan penggunaan yang tepat, langkah terbaik adalah memeriksa manual alat tersebut.
Jika tidak ada tombol khusus seperti “laci penghangat” dan laci tersebut tampak kosong, kemungkinan besar fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan. Meskipun demikian, penting untuk mempertimbangkan benda-benda yang akan disimpan di dalamnya karena suhu tinggi yang bisa dicapai saat oven dinyalakan. Menyimpan barang yang salah bisa merusak benda tersebut bahkan berpotensi menyebabkan kebakaran.
Sebelum meletakkan sesuatu di laci oven, tanyakan apakah benda tersebut aman untuk dipanaskan. Jika jawabannya ya, maka benda tersebut harus mampu menahan suhu tinggi. Jika tidak, carilah tempat penyimpanan lain yang lebih aman.
Peralatan masak dasar seperti wajan, loyang, wajan besi cor, dan cetakan muffin umumnya aman untuk disimpan di laci oven. Namun, ada beberapa benda yang sebaiknya tidak disimpan di sana. Berikut beberapa di antaranya:
-
Minyak goreng
Minyak goreng seperti minyak canola, zaitun, dan minyak sayur sangat mudah terbakar. Menyimpannya di bawah oven bisa membahayakan keselamatan rumah tangga. Pastikan minyak disimpan jauh dari sumber panas. -
Talenan kayu
Kayu rentan retak atau bahkan terbakar akibat panas. Simpan talenan dan peralatan kayu di tempat yang sejuk dan kering, serta olesi dengan minyak jika diperlukan. -
Plastik pembungkus
Benda-benda dari plastik tidak boleh disimpan di bawah oven. Plastik bisa melengkung, menyusut, atau meleleh jika terkena panas. Meski bisa digunakan dalam oven pada suhu rendah, simpan plastik di tempat yang aman. -
Produk pembersih
Alkohol gosok, sabun pencuci piring, dan produk pembersih lainnya mudah terbakar. Simpan di tempat yang sejuk dan berventilasi baik. -
Handuk dapur
Handuk sering terkena lemak dan minyak saat memasak. Bahkan setelah dicuci, minyak bisa tersisa dan membuat handuk mudah terbakar ketika terkena panas. -
Bahan makanan di lemari dapur
Tepung, gula, keripik kentang, dan popcorn dapat terbakar dalam kondisi panas ekstrem. Simpan bahan-bahan ini di tempat sejuk dan kering. -
Minuman keras
Minuman beralkohol tinggi sangat mudah terbakar. Simpan di tempat yang dingin agar kualitas dan rasanya tetap terjaga. -
Wadah penyimpanan makanan
Banyak wadah terbuat dari plastik atau memiliki komponen plastik. Panas tinggi bisa menyebabkan wadah melengkung, meleleh, atau bahkan terbakar. Perhatikan juga wadah dari kaca yang memiliki tutup plastik.
Dengan memperhatikan jenis benda yang disimpan di laci oven, kita bisa menjaga keamanan dan menghindari risiko kebakaran. Jadi, hindari menyimpan benda-benda yang tidak aman di laci oven.













