SohorNews.com adalah portal berita viral yang menghadirkan update terkini dari sumber terpercaya. Temukan berita teknologi, hiburan, gaya hidup, dan informasi trending setiap hari
Berita  

Empat Karakter Korban Pernikahan Paksa di To My Beloved Thief

banner 120x600

Masalah Sosial dalam Drama “To My Beloved Thief” yang Membuat Pemirsa Terkesan

Dalam drama Korea “To My Beloved Thief”, salah satu isu sosial yang menjadi fokus utama adalah perjodohan. Di masa Dinasti Joseon, banyak pemuda dan pemudi tidak memiliki kebebasan untuk memilih pasangan hidup mereka sendiri. Orang tua sering kali menentukan calon suami atau istri bagi anak-anak mereka, tanpa mempertimbangkan keinginan atau perasaan sang anak.

Perjodohan ini tidak hanya terjadi di kalangan rakyat biasa, tetapi juga menimpa para bangsawan hingga pangeran. Dalam drama ini, berbagai karakter mengalami tekanan dari orang tua mereka untuk segera menjalin hubungan serius dengan seseorang yang telah ditentukan. Berikut adalah beberapa tokoh yang menjadi korban perjodohan dalam drama tersebut.

1. Hong Eun Jo

Hong Eun Jo (diperankan oleh Nam Ji Hyun) adalah seorang eolnyeo, yaitu keturunan bangsawan dan rakyat jelata. Ia bekerja sebagai dokter di klinik rakyat. Karena statusnya, ia tidak diperbolehkan memanggil ayah kandungnya dengan sebutan ‘ayah’. Selain itu, ia juga tidak memiliki kebebasan untuk memilih jodohnya sendiri.

Ia diminta untuk menikahi ayah dari Sekretaris Kerajaan Im Sa Hyeong (Choi Won Young). Calon suaminya itu berusia sekitar 70 tahun dan sedang dalam kondisi sakit-sakitan. Orang tuanya tidak tahu bahwa Hong Eun Jo akan menikahi laki-laki yang lebih pantas disebut sebagai kakeknya. Meski merasa tidak nyaman, ia memilih untuk menerima pernikahan tersebut agar tidak memperumit situasi keluarga.

2. Yi Yeol

Yi Yeol (diperankan oleh Moon Sang Min), yang dikenal sebagai Pangeran Agung Do Wol di istana, juga harus menghadapi perjodohan yang direncanakan oleh ibunya. Ia diminta untuk menikahi Kim Hong Yeon (Seol Ji Won), putri dari Ketua Inspektur Kim Deok Han (Son Byung Ho).

Meskipun ia bersedia datang ke rumah calon istrinya, bukan untuk membicarakan pernikahan, melainkan untuk menyampaikan penolakannya. Ibunya sangat frustrasi karena Yi Yeol lebih memilih fokus pada pekerjaannya di kantor polisi daripada mempersiapkan pernikahannya. Ia bahkan memperingatkan ibunya agar tidak berharap lebih, karena ia sudah memiliki perasaan terhadap Hong Eun Jo dan tidak bisa melirik perempuan lain.

3. Im Jae I

Im Jae I (diperankan oleh Hong Min Gi) adalah anak dari Im Sa Hyeong. Seperti karakter-karakter lainnya, ia juga menjadi korban perjodohan. Ia diperintahkan untuk menikahi keponakan ratu. Namun, ia tidak menyukai rencana ini sejak awal.

Untuk menunjukkan ketidaksukaannya, ia sengaja memperlihatkan ketidakpedulian terhadap tunangannya. Ia bahkan pura-pura menjadikan gisaeng yang akrab dengannya sebagai selir. Dengan cara ini, ia berharap tunangannya akan ilfeel dan menjauhinya.

4. Shin Hae Rim

Shin Hae Rim (diperankan oleh Han So Eun) adalah keponakan ratu yang dijodohkan dengan Im Jae I. Ia adalah adik dari Shin Jin Won (Lee Gyu Han), kepala klinik rakyat. Saat pertama kali bertemu dengan Im Jae I, ia merasa gugup. Namun, setelah melihat Im Jae I bersama perempuan lain dan mengaku bahwa perempuan itu adalah selirnya, ia mulai ragu dengan pernikahan yang akan ia jalani.

Akhirnya, Shin Hae Rim menyatakan dukungannya terhadap hubungan Im Jae I. Ia juga setuju jika pertunangan mereka dibatalkan. Saat ini, ia sedang mencintai Yi Yeol dan berharap perasaannya terbalas.

Kesimpulan

Keempat karakter dalam drama “To My Beloved Thief” ini menjalani perjodohan atas kehendak orang tua. Tidak ada dari mereka yang benar-benar menyukai jodoh yang telah dipilihkan. Sebagian dari mereka memilih untuk menolak, sementara yang lain mengambil langkah ekstrem untuk menghindari hubungan yang tidak diinginkan. Isu perjodohan dalam drama ini tidak hanya menunjukkan tekanan sosial pada masa lalu, tetapi juga memberi gambaran tentang bagaimana perasaan individu bisa terabaikan dalam sistem tradisional.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *