SohorNews.com adalah portal berita viral yang menghadirkan update terkini dari sumber terpercaya. Temukan berita teknologi, hiburan, gaya hidup, dan informasi trending setiap hari

Harga Emas Antam Naik Rp105.000 dalam Sehari

banner 120x600

Harga Buyback Emas Antam Mengalami Kenaikan Signifikan

Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam waktu singkat. Pada hari Rabu, 28 Januari 2026, harga buyback emas Antam naik sebesar Rp50.000 menjadi Rp2.799.000 per gram pada pagi hari. Kemudian, di sore hari, harga tersebut kembali naik sebesar Rp55.000, mencapai angka Rp2.854.000 per gram.

Dengan kenaikan ini, harga buyback emas Antam telah mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sebanyak 14 kali selama periode Januari 2026. Hal ini menunjukkan tren positif yang terjadi pada pasar logam mulia, baik di tingkat domestik maupun global.

Apa Itu Transaksi Buyback Emas?

Transaksi buyback emas merupakan proses menjual kembali emas kepada pihak tertentu, seperti Antam. Emas yang dijual bisa berupa logam mulia, batangan, atau perhiasan. Biasanya, harga buyback lebih rendah dibandingkan harga jual saat itu. Namun, jika ada selisih besar antara harga jual dan harga buyback, transaksi ini tetap bisa memberikan keuntungan bagi pemilik emas.

Adapun, untuk transaksi buyback emas dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan pajak PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non NPWP. Pajak ini dipotong langsung dari total nilai buyback.

Pengaruh Harga Emas Global Terhadap Harga Buyback di Indonesia

Harga buyback emas Antam tidak lepas dari pergerakan harga emas di pasar global. Seperti yang diketahui, harga emas telah mencetak rekor baru dengan menembus level di atas US$5.200 per ons. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk pelemahan dolar AS serta aliran investasi yang beralih dari obligasi dan mata uang negara berdaulat.

Menurut data Bloomberg, pada Rabu (28/1/2026), harga emas sempat menguat 0,4% hingga menyentuh level US$5.202,51 per ons. Meskipun kemudian mengalami penurunan sedikit, harga emas tetap stabil di kisaran US$5.190,17 per ons.

Lonjakan harga emas ini melanjutkan reli tajam sebesar 3,4% pada sesi sebelumnya—kenaikan harian terbesar sejak April. Pelemahan dolar AS juga menjadi salah satu faktor utama yang memicu lonjakan permintaan investasi pada logam mulia.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Selain pelemahan dolar AS, risiko geopolitik dan arus keluar investor dari obligasi serta mata uang pemerintah AS turut memengaruhi harga emas. Dalam beberapa bulan terakhir, indeks dolar AS turun sebesar 1,1% pada Selasa, penurunan terbesar sejak April. Presiden AS Donald Trump sendiri menyatakan bahwa ia tidak khawatir terhadap pelemahan dolar, karena menilai bahwa fluktuasi nilai tukar adalah hal wajar.

Beberapa langkah pemerintahan Trump juga turut mengguncang pasar. Mulai dari ancaman mencaplok Greenland, intervensi militer di Venezuela, hingga ancaman tarif terhadap produk Korea Selatan dan Kanada. Semua ini berdampak pada ketidakstabilan pasar global.

Di sisi lain, spekulasi tentang pergeseran kebijakan moneter yang lebih dovish di Federal Reserve (The Fed) juga menjadi faktor pendukung harga emas. Ekspektasi bahwa Rick Rieder akan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed semakin memperkuat optimisme pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar.

Perkembangan Harga Logam Mulia

Sejak awal tahun, harga emas telah meningkat sekitar 20%, dan untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, harga emas berhasil melewati level US$5.000 per ons. Sementara itu, harga perak juga mengalami lonjakan yang lebih besar, yaitu lebih dari 50%.

Aksi jual besar-besaran di pasar obligasi Jepang menunjukkan kekhawatiran pasar terhadap belanja fiskal yang tinggi. Di sisi lain, spekulasi bahwa AS dapat melakukan intervensi untuk menopang yen juga turut memengaruhi harga logam mulia.

Secara keseluruhan, tren kenaikan harga emas dan logam mulia lainnya menunjukkan bahwa investasi dalam bentuk emas semakin diminati, terlebih dengan kondisi pasar yang tidak menentu.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *