SohorNews.com adalah portal berita viral yang menghadirkan update terkini dari sumber terpercaya. Temukan berita teknologi, hiburan, gaya hidup, dan informasi trending setiap hari
Travel  

Itinerari Solo Travelling ke Pulau Buyang, Destinasi Tersembunyi di Mahakam Ulu

banner 120x600

Pengalaman Solo Traveling ke Pulau Buyang, Mahakam Ulu

Menjelajah alam sendirian melalui konsep solo traveling bisa menjadi cara menarik untuk menemukan sudut-sudut baru Indonesia. Salah satu destinasi yang layak dikunjungi adalah Pulau Buyang di kawasan Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Tempat ini masih jarang dikunjungi wisatawan, sehingga memberikan kesan eksklusif dan unik.

Pulau Buyang dikenal dengan istilah “karangan”, yaitu hamparan batu-batu kecil yang membentang di tepi Sungai Mahakam. Karangan ini memiliki ciri khas berbeda dari bebatuan besar atau batu dinding, menciptakan suasana yang unik dan estetik. Namun, kemunculan karangan bersifat musiman dan biasanya hanya terlihat saat musim kemarau ketika air sungai surut. Saat musim hujan, karangan akan tertutup air dan menghilang sementara. Hal ini membuat Pulau Buyang terasa spesial karena tidak bisa dikunjungi setiap waktu.

Lokasinya tidak jauh dari Desa Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Waktu tempuh dari desa sekitar menuju Pulau Buyang hanya sekitar 30 menit hingga 1 jam menggunakan perahu. Meski belum dikelola secara resmi, masyarakat setempat sering datang ke sini untuk piknik dan menikmati alam.

Berikut itinerary solo traveling ke Pulau Buyang dengan keberangkatan pukul 07.30 WITA dari rumah:

  • 07.30 WITA – Berangkat dari Rumah menuju Desa Long Melaham

    Mulai perjalanan pagi hari pukul 07.30 WITA menggunakan kendaraan menuju Desa Long Melaham sebagai titik keberangkatan. Pastikan membawa bekal air minum dan makanan ringan karena fasilitas di lokasi masih terbatas.

  • 09.00 WITA – Tiba di Desa Long Melaham dan Persiapan Menyeberang

    Setibanya di desa, kamu bisa menyewa perahu milik warga untuk menyeberang ke Pulau Buyang. Waktu tempuh perjalanan sungai sekitar 30 menit. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi panorama Sungai Mahakam yang lebar dan tenang.

  • 09.30 WITA – Tiba di Pulau Buyang

    Lokasi: Pulau Buyang berada di sekitar Desa Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Fakta menarik: Pulau Buyang dikenal dengan sebutan karangan, yaitu hamparan batu kecil di tepi sungai yang muncul saat air surut. Karangan ini bisa memanjang hingga sekitar 1 kilometer dan menjadi area favorit untuk berjalan santai dan piknik. Di belakang karangan, terlihat batu dinding alami yang memperkuat kesan eksotis kawasan ini.

  • 10.00 WITA – Jelajah Karangan dan Batu Dufang Desung

    Mulai menyusuri hamparan batu karangan yang membentang di tepi sungai. Salah satu daya tarik utama adalah formasi batu dufang desung, yaitu batu berlubang alami. Dalam bahasa lokal, dufang berarti lubang dan desung berarti tempat tumbuk. Kamu bisa berjalan santai, duduk di atas batu, atau sekadar menikmati pemandangan sungai.

  • 11.30 WITA – Piknik Ringan di Tepi Sungai

    Manfaatkan area karangan yang luas untuk makan bekal atau camilan. Masyarakat setempat biasanya memanfaatkan momen ini untuk piknik keluarga.

  • 12.30 WITA – Persiapan Kembali ke Desa

    Setelah puas menjelajah dan beristirahat, bersiap kembali ke Desa Long Melaham. Perjalanan kembali menggunakan perahu dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit. Pastikan tidak meninggalkan sampah di area wisata.

  • 13.30 WITA – Perjalanan Pulang

    Setibanya di desa, lanjutkan perjalanan kembali ke rumah. Perjalanan solo ini relatif singkat namun memberi pengalaman alam yang berbeda.

Estimasi Biaya Perjalanan

  • Sewa Perahu (PP): Rp 50.000 – Rp 100.000
  • Parkir Kendaraan: Rp 5.000
  • Makan & Minum: Rp 40.000
  • TOTAL: Rp 95.000 – Rp 145.000

Jika kamu ingin merasakan pengalaman alam yang unik dan tak terlupakan, Pulau Buyang bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Dengan persiapan yang baik, perjalanan solo ini akan memberikan kenangan yang tak terlupakan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *