Pemain Baru Manchester City, Marc Guehi
Manchester City secara resmi mengumumkan kedatangan Marc Guehi sebagai pemain baru mereka pada musim dingin Januari 2026. Guehi dipinang dari Crystal Palace dengan kontrak selama 5,5 tahun, yang akan berakhir pada Juni 2031.
Guehi menyampaikan rasa senang dan bangga atas keputusannya untuk bergabung dengan klub yang diakui sebagai salah satu tim terbaik di Inggris. Ia mengatakan bahwa kepindahannya ini merupakan pencapaian besar dalam kariernya.
“Sekarang saya berada di klub terbaik di Inggris dan menjadi bagian dari skuad pemain yang luar biasa. Rasanya senang bisa mengatakan itu,” ujarnya.
Kehadiran Guehi juga disambut dengan antusias oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Ia menilai bahwa Guehi adalah bek tengah berkualitas yang telah membela Timnas Inggris. Guardiola menyampaikan terima kasih kepada klub Crystal Palace atas kerja sama yang baik.
“Usianya sangat ideal untuk beberapa tahun ke depan, dia bisa bermain di kanan atau kiri. Dan dia khususnya karena dia ingin memilih kami,” kata Guardiola.
Mengatasi Krisis Pemain Belakang
Kedatangan Guehi diharapkan dapat membantu mengatasi masalah cedera yang sedang dialami oleh lini belakang Manchester City. Beberapa pemain seperti Josko Gvardiol, Ruben Dias, John Stones, dan Matheus Nunes masih belum pulih sepenuhnya.
Selain itu, kembalinya Rayan Ait-Nouri dari Piala Afrika juga belum bisa langsung diandalkan. Guardiola menyatakan bahwa masalah di lini belakang akan menjadi fokus utama dalam beberapa bulan ke depan.
“Masalah yang akan kita hadapi di lini belakang dalam beberapa bulan ke depan sangat penting, jadi kehadirannya di sini sangat penting,” tambahnya.
Guardiola juga menyadari bahwa sebagian besar skuad saat ini terdiri dari pemain muda yang masih mencari pengalaman. Hal ini ia sadari setelah kekalahan 0-2 dari Manchester United pada akhir pekan lalu.
“Saat bertandang ke Newcastle, kami tampak siap, tetapi tiga hari kemudian kami tidak siap. Inkonsistensi ini normal,” katanya.
Konsistensi Tim
Menurut Guardiola, tujuh kemenangan beruntun yang diraih sebelumnya bisa dicapai karena kehadiran para pemain kunci. Ia menyebutkan nama-nama seperti Matheus, Ruben, Josko, dan Nico yang memberikan konsistensi pada tim.
“Ikuti konsistensi ini sangat membantu. Ketika Anda berada dalam situasi seperti sekarang ini, wajar jika kita mengalami pasang surut,” jelas Guardiola.
Persiapan Hadapi Bodo/Glimt
Pep Guardiola tidak terlalu khawatir tentang cedera yang dialami oleh para pemainnya menjelang pertandingan Liga Champions melawan Bodo/Glimt. Ia juga tidak mempermasalahkan kondisi lapangan sintetik yang akan digunakan dalam pertandingan tersebut.
“Ada dua argumen mengenai hal itu, yang pertama adalah karena berbeda (lapangan), itulah mengapa kami berlatih di sini malam sebelumnya. Sejak saya berada di Manchester, kami belum pernah melakukan itu,” ujar Guardiola.
Ia juga mengatakan bahwa tim harus memahami cara bola memantul dan umpan-umpan pendek di lapangan sintetik.
Tekad Untuk Menang
Guardiola tidak ingin kekalahan atas Manchester United terus berlarut. Ia bertekad meraih hasil positif dalam pertandingan berikutnya.
“Argumen kedua adalah hidup tidak pernah mudah. Jika Anda mulai menangis, Anda tidak akan bisa mencapai apa yang telah kita capai di masa lalu.”
Ia menegaskan bahwa tim selalu berpikir positif, bercermin, dan mengatakan apa yang harus dilakukan. Meskipun ada situasi yang tidak bisa dikendalikan, ia yakin tim akan tetap berjuang.













